Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong keterlibatan perbankan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Keterlibatan perbankan dari sisi penyediaan modal kepada masyarakat agar perekonomian mereka bisa lebih meningkat dari sebelumnya,” kata Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura saat menerima kunjungan pihak PT Bank Mandiri Tbk Sulteng, di ruang kerjanya, Kamis.
Gubernur menjelaskan pemberian pinjaman permodalan untuk pengembangan kegiatan usaha masyarakat, baik untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM).
Menurut dia, salah satu usaha potensial di Sulteng saat ini yakni tambak udang vaname yang menggunakan teknologi intensif pada sektor perikanan karena provinsi itu memiliki garis pantai yang cukup panjang sekitar 6.600 kilometer.
Oleh karena itu, gubernur berharap Bank Mandiri dapat menyuntikkan modal kepada masyarakat untuk membangun usaha produktif, tidak terkecuali sektor perikanan karena di sejumlah kabupaten telah membuktikan usaha tambak udang vaname yang memberikan keuntungan besar, salah satunya yang berkembang di Kabupaten Parigi Moutong.
“Potensi udang vaname saat ini sangat menjanjikan karena kebutuhannya sangat besar dengan pasar ekspor ke luar negeri seperti China dan Korea. Jika masyarakat atau pelaku usaha mampu memproduksi udang vaname 200 ribu ton, maka pendapatan masyarakat sangat positif dan sangat menguntungkan bagi daerah,” kata Rusdy.
Gubernur mengatakan ke depan perlu ada terobosan untuk membuka akses pasar sejumlah sektor potensial di provinsi itu, termasuk sektor pertanian, sehingga nilai tukar petani (NTP) meningkat.
“Saya katakan, pemerintah harus berani melakukan inovasi untuk mempercepat masyarakat lebih maju,” kata Rusdy.
Gubernur juga berharap Bank Mandiri dapat mengambil peran untuk mempercepat pembangunan Sulteng melalui dukungan permodalan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Area Head Bank Mandiri Palu, Zuhri mengemukakan pihaknya mendukung program Pemprov Sulteng dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Apalagi, kata dia, Bank Mandiri telah memiliki sekitar 26 cabang di provinsi itu, dan berencana membuka unit baru di wilayah Pantoloan, Kecamatan Tawaeli Kota Palu.
“Kami berkomitmen mendukung kegiatan Pemda, sekaligus menjadi mitra, termasuk dengan pihak swasta lainnya,” kata Zuhri. (Ant)





