Polisi Tabur Bunga Kenang Korban Tsunami Palu

Palu, – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Polres Palu, menabur bunga di Teluk Palu sebagai ungkapan mengenang rekan mereka yang gugur dalam menjalankan tugas pengamanan peringatan HUT Kota Palu 28 September 2018 lalu saat gempa dan tsunami menerjang. 

“Hari ini rangkaian HUT Bhayangkara ke-73, termasuk tabur bunga di laut, menghargai jasa para pahlawan kita yang gugur mendahului kita, termasuk korban-korban kita pascagempa lalu,” kata Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto usai menabur bunga di perairan laut Labuan Donggala, Palu, Selasa.

Pada peristiwa gempa dahsyat 28 September 2018 beberapa anggota Polri yang bertugas pengamanan dalam rangka hari jadi Kota Palu, September tergulung tsunami.

Saat bencana alam gempa bumi tsunami dan likuefaksi terjadi, diketahui puluhan personel kepolisian dari jajaran Polda Sulteng yang menjadi korban, bahkan sampai saat ini sebagian belum ditemukan.

“Acara ini merupakan tradisi yang kemarin sudah didahului dengan purnabakti, kenaikan pangkat, dan hari ini ada ziarah rombongan dan tabur bunga di laut mengenang dan menghargai jasa mereka yang gugur,”  kata Kapolda.

Kabid Humas Polda Sulteng menambahkan, selain tabur bunga, juga dilakukan ziarah makam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tatura, Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, dipimpin Waka Polda Sulteng.

Rangkaian kegiatan itu, kata dia diawali dengan apel penghormatan dan doa, yang dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulteng, seperti Karorena, Karo SDM, Dirreskrimsu, Dirresnarkoba, Dirintelkam, Dirsamapta, Dirreskrimum, Dirbinmas dan Kabidpropam.

Sementara sore harinya, di Anjungan Pantai Talise, tabur bunga dilakukan oleh jajaran Polres Palu, dipimpin langsung Kapolres Palu, AKBP Mujianto, S.IK

Lokasi itu dipilih karena menjadi tempat puluhan personel Polres Palu bertugas dan yang sebagian gugur menjalankan tugas saat terjadi bencana tsunami 28 September 2018. (Ant)