Sigi, Sulawesi Tengah – Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, siap memberikan kemudahan kepada investor untuk berinvestasi dalam pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, untuk percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ekonomi daerah.
“Sehingga investor yang berminat dapat berinvestasi dengan lebih spesifik,” ucap Bupati Sigi Mohamad Irwan, di Sigi, Ahad.
Pernyataan itu seiring dengan arahan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura yang meminta kepada pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota agar potensi yang dimiliki oleh kabupaten/kota di Sulteng, harus menjadi peluang untuk menarik minat investor berinvestasi.
Sigi menjadi satu kabupaten di Sulawesi Tengah yang kaya akan sumber daya alam dari sektor pertanian, kehutanan dan perkebunan, perikanan dan peternakan.
Saar ini, kata Irwan, Pemkab Sigi bersama DPRD telah sepakat membuat peraturan daerah tentang penyelenggaraan perizinan berusaha. Ranperda ini telah ditetapkan oleh DPRD menjadi perda melalui rapat paripurna pada Jumat (19/8).
Irwan mengatakan Perda penyelenggaraan perizinan berusaha menjadi landasan hukum yang diharapkan dapat meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha.
“Serta menjaga keberlangsungan kinerja pelayanan perizinan berusaha untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sigi,” kata Irwan.
Ia mengatakan Sigi menjadi daerah potensial sektor pertanian yang menjadi andalan Provinsi Sulteng untuk menopang dan penyuplai kebutuhan pangan bagi masyarakat di wilayah Sulteng. Bahkan, dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Sigi, pemerintah setempat bercita-cita menjadi daerah penyuplai logistik untuk Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur.
Begitu pula, dari sektor perkebunan dan kehutanan di antaranya yakni memiliki potensi hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti rotan, kopi dan sebagainya yang dikelola oleh masyarakat.
“Kami terbuka untuk menyambut investor khususnya yang siap bersinergi dalam rangka mewujudkan visi pemerintah yakni mewujudkan Kabupaten Sigi yang berdaya saing berbasis agribisnis,” ujarnya.
“Pemda Sigi lebih fokus kepada investasi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata serta kegiatan-kegiatan sentra produksi rakyat,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa, Pemkab Sigi tidak akan menahan atau mempersulit investor yang ingin berinvestasi di daerah itu, sebaliknya Pemkab Sigi sangat terbuka menyambut investor.
“Namun penekanannya ialah investasi terlebih dahulu diawali dengan komitmen untuk bersinergi dalam mewujudkan visi Pemkab Sigi,” ujarnya.
Di samping itu, ia menambahkan, investasi harus menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat dan memberikan keuntungan dan keadilan bagi masyarakat. (Ant)





