Palu – Pemerintah Kota Palu menggalakkan Pasar Ramadhan sebagai upaya mendorong potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di ibu kota Sulawesi Tengah itu .
“Momentum bulan puasa tidak hanya sekedar meningkatkan iman dan taqwa, namun di sisi lain bisa memberikan dampak positif terhadap UMKM yang menjual berbagai jenis kuliner,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid usai membuka Pasar Ramadhan di Palu, Minggu.
Hadianto mengatakan, Pemkot Palu telah menyediakan lapak terpusat untuk dapat membangkitkan potensi usaha kuliner dan sejenisnya, dengan harapan dapat membantu ketahanan ekonomi keluarga.
Ke depan, kata dia, Pemkot Palu memanfaatkan setiap momentum akhir pekan untuk membuka pasar semacam ini sebagai bagian dari strategi menghidupkan usaha kecil agar mereka bisa berkembang.
“Setelah Ramadhan, kami manfaatkan peluang yang ada, karena biasanya di akhir pekan warga memanfaatkan waktu berolahraga di taman. Di momen seperti ini UMKM perlu digairahkan untuk meningkatkan produktivitas usahanya” ucap Hadianto.
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai membuka pasar Ramadhan di Palu, Minggu (3/4/2022). ANTARA/Moh Ridwan
Ia menilai UMKM adalah sektor yang tahan terhadap guncangan ekonomi selama ini mulai sejak bencana alam 28 September 2018, hingga pandemi COVID-19 masih berkepanjangan saat ini.
“Sektor ini masih bertahan serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah kita,” ujarnya.
Tahun 2021, kata Hadianto, pertumbuhan ekonomi Kota Palu meningkat sekitar 5,97 persen dari posisi tahun 2020 hanya sekitar 4,54 persen.
“Peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Palu ini, salah satunya didorong oleh keterlibatan UMKM yang hingga kini masih tetap konsisten,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pedagang yang terlibat dalam.kegiatan pasar murah umimnya kaum perempuan sebagai tujuan membantu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
“Selain memberikan ruang bagi UMKM, juga sebagai bentuk pemberdayaan bagi kaum perempuan bahwa perempuan memiliki peran membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” tutur Hadianto
Pada kegiatan Pasar Ramadhan itu, wali kota juga mengimbau para pedagang agar mengedepankan kehigienisan produk jajanan, selain itu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melakukan uji sampel terhadap sejumlah takjil.
“Pemkot Palu melalui Dinas Kesehatan telah menyosialisasikan kepada UMKM dan pedagang lainnya untuk mengutamakan kebersihan makanan,” demikian Hadianto.(Ant)





